Friday, 20 March 2015

Awan Di Bulan November (Lyrics)

(I don't own this photo. Source: google.com)

Mengkonsumsi hari kemarin lebih berbahaya dari ekstasi.
Segenap pikiran sehatku kan menguap melambung tinggi.
Membentuk awan di bulan November.

Hujan rintik hendak menetes, tertahan dari tingginya hati.
Biar warna kulit menghitam, asal hari kan terus terangkanku

Chorus:
Karna bumi menikmati matahari di kejauhan

Sementara gelap temani sebagian dari diri yang lain.
Karna gelap yang selalu membuat diri lelap dan terbangun kembali

Chorus:
Karna bumi menikmati matahari di kejauhan
Karna bumi menikmati matahari di kejauhan

*Diambil dari extended play "Aforisme" (2015)

Sunday, 14 December 2014

Kala Buntu Menyerang

Inilah hasil karya yang sungguh biasa saja. Menggambar memakai pulpen yang seharusnya dibuat nyatet materi kuliah di kertas yang juga harusnya berisi materi perkuliahan. Semoga Allah mengampuni. Semoga orang tua juga bangga dengan hasil karya anaknya. Amin.





Monday, 10 November 2014

Video: Fenomena SELFIE


Ini tugas UAS matkul Teknologi Komunikasi dan Masyarakat pada semester 4 lalu yang membahas fenomena SELFIE. Video dibuat bersama dua kawan sekelompok saya, Nadia Safira dan Diyang Rizky Berlina. Silahkan menikmati ;)

Photo Work 3: Pengatur Lalu Lintas yang 'Seksi'








     Yap, ini pengatur lalu lintas di daerah Kutisari dekat Universitas Kristen Petra. Katanya tema seragamnya Hantu Mahasiswi supaya bisa godain mahasiswa yang lewat :))) Tentang judulnya, bergantung definisi seksi itu apa sih hehe. Menurut saya dia seksi karena berani tampil beda dan mengemban misi entertainment di tengah sumpeknya jalanan di Surabaya.
     Di balik penampilannya yang nyeleneh, kehidupannya patut diapresiasi. Dia cuma tinggal di semacam tumpukan papan yang bahkan nggak menyerupai rumah, ditemani oleh sebuah sepeda kebo dan sejumlah karung berisi ratusan perlengkapan seragamnya. Uniknya lagi, pengetahuannya bahkan setara dengan dosen-dosen universitas negeri. Kami sempat ngobrol tentang politik, theologi, dan sebagainya. Entah kenapa dia memilih jalan hidup seperti ini. Yang penting bahagia katanya. Salut!





     Beginilah tempat tinggalnya. Miris sekali ya :"| Dua foto yang atas itu karung-karung seragam dan sepeda kebonya. Foto bawahnya merupakan close-up dari bentuk tempat tinggalnya, nggak mirip rumah sama sekali kan? Ada anak kecil yang membantu saya dan seorang kawan menemukan rumah sang pengatur lalu lintas. Ini baru bekerja dengan totalitas tanpa batas, pokoknya thumbs up lah buat si bapak.
     By the way, thanks buat si cewek berjaket pink dengan nama Kanza Tamarindora yang udah bantuin ini tugas, dapet bagus lho hehe. Kemampuan jurnalistik ini cewek emang top banget, cakep lagi. Kabar terakhir katanya jomblo, kali ada yang tertarik? :))

Photo Work 2: Sang Penyembur Api





















Tugas Fotografi Jurnalistik semester 4 lalu (sekarang semester 5). Kalau lihat foto-foto ini lagi terkadang jadi tenggelam dalam imajinasi kalau-kalau Sang Penyembur tiba-tiba summon monster dari hasil semburannya hahaha. Kalau menurut kalian, apa hewan atau benda yang bakal muncul ya?

Photo Work 1: Ubi Rasa Kaki


Tugas Fotografi Jurnalisik di Pasar Turi Semester 4 lalu (sekarang semester 5). Ngupas jagung sih boleh Bu, tapi ubi dagangannya jangan dikasih kaki juga :)))

Tuesday, 15 April 2014

Sinopsis TELEKINESIS: Pertarungan Kekuatan Iblis dan Malaikat

Seorang jurnalis media cetak terbesar di Indonesia terbunuh saat sedang menguntit seorang pejabat besar yang sedang berada di New York, Amerika Serikat. Ia menemukan paket milik sang pejabat berisi dokumen transaksi gelap yang akan mengancam keselamatan bangsa Indonesia!

Kaisar, seorang pesulap muda yang cerdik dipercaya untuk membawanya pada Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) agar dapat disebarluaskan ke seluruh lapisan masyarakat. Namun ia terus mendapat teror dari sebuah organisasi gelap pengembang telekinesis yang ingin menguasai Indonesia.

Berhasilkah Kaisar menjalankan misinya? Ataukah organisasi dapat menghancurkan dokumen rahasia tersebut lebih dulu? Nasib seluruh masyarakat Indonesia berada di tangan Kaisar!